Bangku

Tempat duduk yang bisa digunakan oleh 2 orang atau lebih, dengan atau tanpa sandaran belakang. Tinggi dudukan bangku biasanya sama dengan tinggi dudukan kursi makan.

Bangku kolonial

Bangku kayu dengan ukiran kembang dan daun yang rumit dan detil, populer pada masa kolonial Inggris. Sandaran diukir penuh dengan relief tumbuhan jalar, dihiasi knob bubut pada keempat sudut. Dudukan bangku berfungsi juga sebagai penutup ruang penyimpanan dibawahnya. Empat kaki bubutan menopang kursi di bagain paling bawah.

Bangku trembesi

Bangku panjang 2 meter tanpa sandaran terbuat dari kayu trembesi utuh tanpa sambungan.

Bangku regency 2d

Bangku bergaya kolonial klasik terbuat dari kayu jati dengan dudukan anyaman rotan.

Bangku Yuyu 2D

Bangku Yuyu merupakan salah satu mebel klasik Indonesia yang masih populer hingga sekarang. Tanpa sandaran belakang, sandaran samping bangku melengkung dari bawah dan menggulung jadi rel bundar pada bagian atas. Jari jari dengan lekuk yang sama mengisi bagian dalam sandaran. Dudukan bangku terbuat dari papan slat dengan jarak tipis, hal ini untuk memberi ruang bagi kayu mengembang dan menyusut sesuai kondisi musim. Keempat kaki kursi melengkung dari bawah dudukan kearah luar, untuk menambah daya tahan kaki belakang dan kaki depan disambung dengan papan pada bagian tengahnya.

Bangku jati

Bangku sederhana 1 dudukan terbuat dari kayu jati. Dudukan melengkung kearah bawah, kedua kaki miring membantuk huruf A.

Bangku kolonial PTS

Bangku tanpa sandaran ini merupakan tempat duduk versatil. Sesuai untuk digunakan di bagian kaki tempat tidur, di ruang tamu sebagai tempat duduk extra, atau bahkan diteras rumah anda. Terbuat dari kayu jati perhutani, kaki dan rel dudukan bangku didesain untuk terlihat kokoh. Sandaran samping bangku melengkung kearah luar, dihiasi dengan ukiran kembang pada bulatan ujung atas. Rel dudukan diukir dengan nat vertikal sama dengan hiasan kaki, ukiran kembang dan daun pada braket penguat sudut sambungan kaki dengan dudukan. Untuk memberikan kenyamanan, dudukan dijok menggunakan busa resilensi tinggi, dan dibalut dengan lembaran anyaman kulit rotan.

Bangku laci pandan

Bangku desain minimalis terbuat dari kayu jati solid. Bagian atas bangku dilengkapi pembatas pada bagian samping dan belakang untuk menahan cushion dudukan didalamnya. Bagian dibawah dudukan dibagi menjadi tiga bagian, masing-masing dilengkapi satu buah keranjang persegi dianyam dari daun pandan. Bagian bawah bangku berbentuk blok seperti mebel kolonial, tetapi polos tanpa hiasan profil. Cushion dudukan dibuat dari busa dengan resiliensi tinggi, sibungkus dengan kain yang sewaktu-waktu bisa dilepas untuk dicuci atau diganti.

Bangku Sheraton

Bangku klasik periode kolonial dihiasi dengan ukiran kayu matahari terbit pada sandaran belakang. Sandaran tangan melengkung turun dari belakang kursi ke atas kaki depan, dihiasi dengan salur dan cincin bubut. Dudukan dianyam dengan kulit rotan, frame dudukan polos menyambung keempat kaki. Kaki depan dihiasi salur-salur kecil vertikal, kaki belakang persegi polos melengkung kearah luar.

Bangku betawi kurung

Bangku betawi 2 dudukan, sterbuat dari kayu jati, dudukan rotan.

Bangku regency 2 dudukan

Bangku kayu jati 2 dudukan, sandaran dan dudukan rotan